1
1

Di masa lalu, para trader di pasar Forex biasanya lebih banyak memusatkan perhatian mereka pada aktivitas bank sentral, data ekonomi, dan perkembangan politik. Meskipun ketiga faktor tersebut tetap penting, semakin banyak trader yang mulai memperhatikan faktor lain—imbal hasil obligasi pemerintah.
Sepanjang tahun 2026, pergerakan obligasi di pasar keuangan, khususnya imbal hasil Treasury AS, menjadi salah satu faktor penentu utama nilai tukar mata uang. Terkadang, pergerakan imbal hasil bahkan lebih cepat dan lebih dapat diprediksi daripada pidato atau pernyataan apa pun yang disampaikan oleh para politisi.
Imbal hasil obligasi mencerminkan tingkat keuntungan yang diperoleh para investor dari kepemilikan obligasi pemerintah. Semakin tinggi imbal hasilnya, semakin menguntungkan investasi yang dilakukan dalam mata uang.
Ambil contoh investor yang negaranya menawarkan imbal hasil obligasi pemerintah yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan AS. Investor ini kemungkinan besar akan tergoda untuk menambah kepemilikan sekuritas AS-nya guna memperoleh bunga yang lebih besar. Untuk tujuan ini, ia membutuhkan dolar, sehingga menimbulkan permintaan tambahan terhadap dolar.
Pasangan EUR/USD biasanya ditradingkan berdasarkan gap antara imbal hasil Treasury AS dan obligasi yang diterbitkan di Eropa. Setiap kali imbal hasil AS meningkat lebih cepat dibandingkan dengan imbal hasil di Eropa, dolar AS cenderung menguat terhadap euro. Sebaliknya, penyempitan gap imbal hasil dapat membantu mendukung EUR/USD.
Pound Inggris tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi di Inggris, tetapi juga oleh dinamika imbal hasil. Jika imbal hasil obligasi Inggris mulai melampaui imbal hasil Treasury AS, maka imbal hasil tersebut berpotensi mulai mendukung GBP. Namun, jika imbal hasil AS bergerak jauh lebih tinggi, maka USD dapat menguat terhadap GBP.
Imbal hasil Treasury AS memengaruhi hampir semua pasangan USD yang signifikan. Baik saat trading EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, maupun mata uang komoditas, pergerakan imbal hasil Treasury AS sering kali menjadi indikator yang efektif untuk tren mata uang.
Sering kali, para pejabat bank sentral sudah membocorkan rencana mereka jauh sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Pada saat mereka menyampaikan pidato, sebagian besar informasi mungkin sudah tercermin dalam pergerakan pasar.
Meskipun tingkat suku bunga obligasi bisa mencerminkan perubahan ekspektasi investor secara real time, persepsi mendadak mengenai kenaikan inflasi, pertumbuhan ekonomi, atau pengetatan suku bunga bisa dengan cepat memengaruhi imbal hasil obligasi.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam analisis fundamental sebelum melakukan transaksi trading:
Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, kita bisa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai posisi kita di pasar.
Di dunia saat ini, trading forex sangat dipengaruhi oleh strategi alokasi modal global. Imbal hasil dapat menjadi petunjuk mengenai arah dan alasan di balik pergerakan modal global.
Meskipun berita dapat memicu volatilitas dalam jangka pendek, sering kali selisih imbal hasil yang lebih berpengaruh terhadap pergerakan mata uang dalam jangka panjang.
Dengan memanfaatkan informasi forex, indeks, komoditas, dan analisis pasar dari satu platform, JustMarkets membantu para trader menganalisis hubungan antara berbagai kelas aset dan memahami arus modal global dengan lebih baik.
Penafian: Hanya untuk tujuan informasi. Trading instrumen keuangan melibatkan risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda memahami risiko yang ada dan trading dengan penuh tanggung jawab.