Popular Posts

Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi, Target Tuntaskan 7.196 Rumah Tidak Layak Huni pada 2027 - RakyatMerdeka.net

Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi, Target Tuntaskan 7.196 Rumah Tidak Layak Huni pada 2027

Pemerintah Kota Surabaya kembali memperoleh pengakuan atas program pembangunan perumahan setelah meraih penghargaan sebagai daerah dengan dukungan APBD tertinggi untuk penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 dan menjadi apresiasi atas komitmen Surabaya memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program perbaikan rumah tidak layak huni menjadi salah satu prioritas pembangunan sosial di Kota Pahlawan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh persoalan RTLH yang saat ini berjumlah sekitar 7.196 unit dapat diselesaikan paling lambat pada 2027.

Menurut data pemerintah kota, sepanjang 2026 sebanyak 3.242 unit rumah ditargetkan selesai diperbaiki. Sisanya akan dituntaskan secara bertahap pada tahun berikutnya melalui kombinasi pendanaan dari APBD, bantuan pemerintah pusat, dan dukungan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Program RTLH di Surabaya tidak hanya berfokus pada renovasi bangunan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Perbaikan mencakup komponen dasar rumah seperti atap, lantai, dinding, ventilasi, hingga fasilitas sanitasi agar hunian menjadi lebih sehat dan aman untuk ditempati.

Pemerintah Kota Surabaya juga menggandeng berbagai pihak dalam mempercepat penyelesaian program tersebut. Sejumlah perusahaan swasta, lembaga sosial, dan organisasi kemasyarakatan turut berpartisipasi melalui skema CSR. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting yang memungkinkan percepatan perbaikan rumah warga di berbagai wilayah kota.

Selain dukungan daerah dan swasta, program ini turut memperoleh bantuan dari pemerintah pusat melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Bantuan tersebut diharapkan memperluas cakupan penerima manfaat dan mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan pemerintah kota.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya, Iman Kristian, menyebut penanganan RTLH menjadi salah satu strategi utama untuk mengurangi kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Dengan semakin banyak rumah yang diperbaiki, kualitas hidup warga diharapkan ikut meningkat.

Ke depan, Pemkot Surabaya berharap semakin banyak pihak yang ikut terlibat dalam program ini. Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, target menuntaskan lebih dari tujuh ribu rumah tidak layak huni pada 2027 diyakini dapat tercapai sesuai rencana.

Website |  + posts