Popular Posts

Pertamina Dorong Cisem II Jadi Tulang Punggung Distribusi Gas Bumi di Pulau Jawa

Pertamina Dorong Cisem II Jadi Tulang Punggung Distribusi Gas Bumi di Pulau Jawa

Ilustrasi. Foto: Pertamina Dorong Cisem II Jadi Tulang Punggung Distribusi Gas Bumi di Pulau Jawa

PT Pertamina Gas (Pertagas) menargetkan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II menjadi infrastruktur utama yang menopang distribusi gas bumi di Pulau Jawa. Keberadaan proyek strategis nasional tersebut dinilai akan memperkuat keandalan pasokan energi sekaligus meningkatkan konektivitas jaringan gas antardaerah guna memenuhi kebutuhan industri dan pembangkit listrik.

Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring menyatakan Cisem II memiliki peran penting dalam mengintegrasikan sistem transmisi gas dari Jawa Timur hingga Jawa Barat. Dengan jaringan yang saling terhubung, penyaluran gas menjadi lebih fleksibel sehingga pasokan dapat dialihkan ke wilayah yang membutuhkan ketika terjadi gangguan ataupun lonjakan permintaan. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung pemerataan energi di kawasan industri yang berkembang di Pulau Jawa.

Pipa Cisem II merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Jalur pipa sepanjang sekitar 242 kilometer itu menghubungkan Batang di Jawa Tengah dengan Kandang Haur Timur di Jawa Barat dan melengkapi ruas Cisem I yang telah lebih dahulu beroperasi. Setelah proses seleksi oleh LEMIGAS, Pertagas resmi ditunjuk sebagai operator Cisem II pada April 2026.

Menurut Pertamina, integrasi jaringan tersebut akan meningkatkan efisiensi distribusi gas dari berbagai sumber produksi menuju pusat-pusat konsumsi, termasuk kawasan industri, pembangkit listrik, kilang minyak, dan pabrik pupuk. Pada tahap awal pengoperasian, pasokan gas akan berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), sebelum nantinya diperkuat oleh sumber gas lain seiring berkembangnya jaringan transmisi nasional.

Selain memperkuat ketahanan energi, Cisem II juga diharapkan mendukung agenda hilirisasi industri yang menjadi prioritas pemerintah. Ketersediaan gas bumi yang lebih andal dan kompetitif diyakini mampu meningkatkan daya saing sektor manufaktur, mendorong investasi baru, serta mempercepat pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Infrastruktur ini juga menjadi fondasi integrasi jaringan gas nasional yang pada tahap berikutnya akan menghubungkan sistem transmisi dari Sumatra hingga Jawa.

Pertagas memastikan seluruh fasilitas operasional telah dipersiapkan untuk menjaga keandalan distribusi gas setelah Cisem II beroperasi penuh. Perusahaan juga telah menempatkan personel serta sarana pendukung di sepanjang jalur pipa guna memastikan keamanan dan kontinuitas penyaluran energi. Dengan beroperasinya Cisem II, Pertamina berharap distribusi gas bumi di Pulau Jawa menjadi semakin efisien, mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis industri.

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis dan kontributor di Samudra Berita yang berfokus menyajikan konten berita digital yang menarik, akurat, dan terpercaya bagi pembaca di Indonesia.