Popular Posts

PKB Siapkan Sanksi untuk Kader Terkait Kematian dr Icha - RakyatMerdeka.net

PKB Siapkan Sanksi untuk Kader Terkait Kematian dr Icha

PKB menyatakan siap menjatuhkan sanksi disiplin jika kadernya terbukti terlibat dalam dugaan intimidasi yang dikaitkan dengan kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr Icha di Nusa Tenggara Timur. Sikap itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR sekaligus Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh. Ia menegaskan bahwa tindakan yang membuat tenaga kesehatan bekerja dalam tekanan tidak bisa dibenarkan dan harus diproses sesuai aturan partai maupun hukum.

Sorotan utama mengarah kepada Norbertus Tubani, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara yang disebut sebagai kader PKB. Bersama seorang anggota DPRD dari partai lain, ia diduga mendatangi IGD RS Leona di Kefamenanu saat dr Icha sedang bertugas menangani pasien anak korban gigitan ular hijau. Dalam laporan saksi yang dikutip detikcom, keduanya disebut datang dalam kondisi berbau alkohol dan berbicara dengan nada tinggi kepada dokter yang sedang menjalankan tugas medisnya.

Insiden itu kemudian menjadi perhatian luas karena dr Icha disebut mengalami tekanan psikologis setelah peristiwa tersebut. Ia sempat menjalani perawatan intensif sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 26 Juni 2026. Detikcom juga melaporkan bahwa jenazah dr Icha ditemukan di rumah orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada sore hari setelah sempat dirawat akibat tekanan mental yang diduga berkaitan dengan intimidasi itu.

Ninik menegaskan PKB tidak akan menunggu lama untuk mengambil langkah internal. Partai, kata dia, akan memanggil Norbertus Tubani untuk tabayyun atau klarifikasi sebelum memutuskan sanksi jika dugaan itu terbukti. Ia menyebut tindakan seperti itu bukan hanya mencederai etika pejabat publik, tetapi juga melanggar disiplin organisasi. Posisi PKB, dalam kasus ini, jelas: perlindungan terhadap tenaga kesehatan harus diutamakan, apalagi mereka sedang bekerja dalam layanan kemanusiaan.

Kasus ini memperlebar perdebatan soal perlakuan terhadap tenaga medis, terutama ketika pejabat publik diduga ikut terlibat dalam tekanan di ruang layanan kesehatan. Bagi PKB, respons cepat diperlukan agar publik melihat bahwa partai tidak memberi toleransi pada perilaku yang merusak martabat profesi dokter dan mengganggu keamanan pasien maupun petugas rumah sakit. Perkembangan kasus ini juga masih menunggu hasil pemeriksaan aparat dan proses disiplin internal partai.

Website |  + posts

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.