1
1
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat monitoring operasional distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau guna memastikan pasokan energi kepada masyarakat tetap aman dan penyaluran berjalan lancar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah operasional agar setiap perkembangan di lapangan dapat direspons dengan cepat.
Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya difokuskan pada daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga mencakup seluruh area layanan untuk menjaga keandalan pasokan BBM.
Di Provinsi Aceh, Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya dengan meningkatkan jam layanan terminal dari rata-rata delapan jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu. Frekuensi pengiriman mobil tangki juga ditingkatkan sekitar 65 persen serta didukung skema alih suplai antar terminal guna mempercepat distribusi.
Sementara di Riau, Pertamina terus memantau kondisi stok BBM dan memastikan distribusi melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Adapun di Kepulauan Riau, monitoring dilakukan untuk memastikan stok tetap aman dan penyaluran ke seluruh SPBU berlangsung tanpa hambatan.
Selain pengawasan operasional, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi energi. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina dan tidak melakukan panic buying karena kondisi pasokan dipastikan tetap aman.