1
1

Wahana Musik Indonesia (WAMI) menggelar Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUA-LB) 2026 untuk memilih badan pengawas baru sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi.
Agenda tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan pengelolaan hak cipta musik di Indonesia.
RUA-LB dihadiri anggota organisasi, pelaku industri musik, serta sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan royalti dan hak kekayaan intelektual di sektor musik nasional.
Pemilihan badan pengawas baru dilakukan untuk melanjutkan fungsi pengawasan terhadap operasional organisasi, termasuk distribusi royalti kepada pencipta lagu dan pemegang hak terkait.
WAMI selama ini dikenal sebagai salah satu lembaga manajemen kolektif yang mengelola hak ekonomi para pencipta musik dan lagu di Indonesia.
Pengamat industri musik menilai penguatan tata kelola organisasi kolektif menjadi isu penting di tengah meningkatnya konsumsi musik digital dan perkembangan platform streaming.
Selain transparansi distribusi royalti, pelaku industri juga mendorong peningkatan perlindungan hak cipta agar musisi dan pencipta lagu memperoleh hak ekonomi yang lebih optimal.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri musik Indonesia mengalami perubahan besar seiring pertumbuhan layanan digital yang mengubah pola distribusi dan monetisasi karya musik.
WAMI menyatakan proses pemilihan badan pengawas dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan anggota terhadap sistem pengelolaan hak cipta.
Dengan terbentuknya badan pengawas baru, organisasi diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme serta memperkuat perlindungan hak pencipta musik Indonesia di era industri digital.