1
1
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur terus mempercepat revitalisasi saluran air di kawasan Jalan Subur, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, sebagai upaya meningkatkan kapasitas drainase sekaligus mengurangi potensi banjir saat musim hujan.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Pasukan Biru Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Ciracas di area perbatasan RT 01/RW 06 dan RT 16/RW 04. Revitalisasi dilakukan dengan mengganti saluran lama yang dinilai sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
Koordinator Satgas SDA Kecamatan Ciracas, Deby, menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembangunan saluran sepanjang 72 meter menggunakan U-ditch berukuran 60 x 60 x 120 sentimeter yang dilengkapi penutup beton. Selain itu, dipasang pula box culvert berukuran 60 x 60 sentimeter untuk memperlancar aliran air.
Pengerjaan dimulai sejak 9 Juli 2026 dengan melibatkan tujuh personel Pasukan Biru. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 25 persen dan ditargetkan selesai pada awal September 2026.
Menurut Deby, revitalisasi saluran merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025. Sebelumnya, saluran di lokasi tersebut hanya menggunakan gorong-gorong berdiameter sekitar 30 sentimeter, sehingga kapasitasnya dinilai tidak lagi memadai untuk menampung aliran air saat curah hujan tinggi.
Peningkatan kapasitas drainase diharapkan mampu memperlancar aliran air dan meminimalkan risiko genangan di lingkungan permukiman sekitar.
Salah seorang warga RT 16/RW 04, Nurjanah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sudin SDA yang telah menindaklanjuti usulan warga. Ia berharap saluran baru dapat berfungsi lebih optimal sehingga kawasan tersebut tidak lagi mengalami genangan ketika hujan lebat.
Selain proyek di Ciracas, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga tengah mengerjakan revitalisasi saluran air sepanjang 403 meter di Jalan Nusa Indah VI, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit. Proyek tersebut juga berasal dari usulan Musrenbang 2025 dan bertujuan meningkatkan kapasitas sistem drainase untuk mengurangi risiko banjir.
Revitalisasi di Duren Sawit saat ini telah mencapai progres sekitar 27,01 persen dan dijadwalkan rampung pada 29 September 2026. Pemerintah berharap berbagai proyek peningkatan drainase ini dapat memperkuat sistem pengendalian banjir di Jakarta Timur sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat musim penghujan.