1
1
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong pengembangan Indonesia Travel Pack sebagai bagian dari ekosistem pariwisata digital yang dapat memperluas akses UMKM dan usaha lokal kepada wisatawan. Platform tersebut menghubungkan informasi destinasi dan pelaku usaha dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS.
Irene menyampaikan dukungan itu saat menghadiri FEKDI dan IFSE 2026 di Jakarta, Sabtu. Menurut dia, integrasi antara promosi usaha lokal dan pembayaran digital dapat membantu wisatawan menemukan berbagai pilihan tempat makan maupun usaha kecil selama perjalanan di Indonesia.
“Interconnectedness in payment system and payment gateway” menjadi salah satu aspek yang menurut Irene perlu diperkuat dalam pengembangan ekosistem tersebut. Dengan keterhubungan itu, wisatawan tidak hanya memperoleh informasi mengenai lokasi usaha, tetapi juga dapat melakukan transaksi secara praktis menggunakan QRIS.
Irene menekankan bahwa digitalisasi sektor pariwisata perlu dilakukan secara inklusif. Menurut dia, manfaat ekosistem wisata digital tidak seharusnya hanya dinikmati restoran dan kafe besar yang memiliki kemampuan promosi lebih kuat.
Warung dan pelaku usaha kecil juga perlu memperoleh kesempatan untuk dikenal wisatawan melalui platform digital. Akses terhadap eksposur tersebut dinilai dapat membantu usaha lokal menjangkau konsumen yang sebelumnya sulit mereka temui secara langsung.
Selain memperluas jangkauan promosi, sistem pembayaran digital menjadi bagian penting dalam membangun konektivitas antara wisatawan dan pelaku usaha. Wisatawan dapat menemukan tempat yang ingin dikunjungi melalui platform, kemudian membayar produk atau layanan menggunakan QRIS.
Irene berharap konsep Indonesia Travel Pack dapat mempertemukan kebutuhan wisatawan dengan potensi usaha lokal secara lebih efektif. Pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan untuk memperluas pasar UMKM serta memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas pariwisata.
Menurutnya, keterhubungan antara informasi destinasi, promosi usaha lokal, dan sistem pembayaran dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia.
Aditya Pranowo adalah seorang profesional media digital asal Indonesia yang memiliki pengalaman dalam jurnalisme online, koordinasi editorial, dan strategi konten digital. Ia memiliki ketertarikan besar pada isu politik, perkembangan media modern, serta strategi peningkatan keterlibatan audiens di platform digital. Aditya dikenal memiliki kemampuan analitis yang baik, komunikasi yang efektif, dan pengalaman dalam mengelola kalender editorial serta distribusi konten untuk media online. Selain itu, ia juga tertarik pada perkembangan teknologi newsroom dan transformasi media digital di Asia Tenggara.